Latest: Download Free Desktop Wallpapers of Chef Loony! | Series: AuthorRank? | Download MBT eBooks!

Dagu aurat atau bukan ?

1 komentar
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du ….
Untuk memahami apakah bagian bawah dagu wanita termasuk aurat ataukah tidak, kita perlu memahami batasan wajah.
Imam an-Nawawi menjelaskan batasan umum untuk wajah,
والوجه عند العرب ما حصلت به المواجهة
”Wajah dalam bahasa arab adalah anggota badan untuk saling berhadap-hadapan.” (Al-Majmu’, 1:364)
Imam Asy-Syirazi — ulama Syafi’iyah — (wafat 476 H) menjelaskan batasan wajah secara lebih rinci,
والوجه ما بين منابت شعر الرأس إلى الذقن ومنتهى اللحيين طولاً، ومن الأذن إلى الأذن عرضاً
“Wajah adalah wilayah antara tumbuhnya rambut kepala sampai ke dagu, ujung dua rahang. Batas membentang antara telinga sampai telinga satunya.” (Al-Muhadzdzab, hlm. 36)
Ketika menjelaskan keterangan Asy-Syairazi, Imam An-Nawawi mengatakan,
هذا الذي ذكره المصنف في حد الوجه هو الصواب الذي عليه الأصحاب ونص عليه الشافعي رحمه الله في الأم.
”Batasan wajah seperti yang disebutkan penulis, itulah batasan yang benar, yang diikuti oleh para ulama Syafi’iyah, dan yang ditegaskan Imam Asy-Syafi’irahimahullah dalam kitab Al-Umm.” (Al-Majmu’, 1:371)
Keterangan yang senada juga disampaikan dalam referensi Malikiyah. Di antaranya disampaikan oleh Al-Haththab,
أَنَّ حَدَّ الْوَجْهِ طُولًا مِنْ مَنَابِتِ شَعْرِ الرَّأْسِ الْمُعْتَادِ إلَى مُنْتَهَى الذَّقَنِ فِي حَقِّ مَنْ لَيْسَتْ لَهُ لِحْيَةٌ وَأَمَّا مَنْ لَهُ لِحْيَةٌ فَيَغْسِلُ ظَاهِرَهَا وَلَوْ طَالَتْ. وَالذَّقَنُ مَجْمَعُ اللَّحْيَيْنِ
“Bahwa batas wajah adalah tempat tumbuh rambut normal bagian depan hingga ujung janggut, bagi orang yang tidak memiliki jenggot. Adapun bagi orang yang memiliki jenggot, maka dia harus mencuci bagian permukaan jenggotnya, meskipun panjang. Dzaqan (dagu) adalah daerah bertemuanya dua tulang rahang.” (Mawahib Al-Jalil, 2:89)
Berdasarkan keterangan tentang batas wajah di atas, maka bawah dagu — yaitu daerah antara ujung janggut dengan leher — bukan termasuk wajah, sehingga bagi wanita, daerah itu terhitung aurat.
Penegasan ini disampaikan dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, ketika membahas batas aurat untuk bawah dagu,
وبهذا كله يتبين أن أسفل الذقن ليس من الوجه، ولا يجوزُ للمرأة كشفه في الصلاة، لأنه ليس مما تحصلُ به المواجهة
“Berdasarkan keterangan di atas, bawah dagu bukan termasuk wajah. Tidak boleh bagi wanita untuk membukanya (secara sengaja) dalam shalat. Karena bagian ini, bukan anggota badan yang digunakan untuk berhadap-hadapan.” (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 121534)
Allahu a’lam.

dikutip dari : www.muslimah.or.id
Suni

cara mengganti gambar log on windows 7

0 komentar
    Banyak di antara kita yang bosan liat gambar biru seperti di bawah ini ..

ingin mengubah log on screen menjadi foto selera kita menjadi seperti di bawah ini ?





YUK MARII SIMAK :q:


Pertama, download applikasi windows 7 log on background changer

di sini 

setelah selesai mendownload applikasi tersebut, lanjutkan dengan menginstal app nya.

setelah proses instalasi selesai, cari hasil instalasi di start atau hasil tersebut akan keluar sendiri nantinya.


kemudian klik windows 7 logon background changer

Ini dia program nyaa...

cara penggunaannya, klik choose a folder


pilihlah folder yang berisi gambar-gambar, kemudian di bawah gambar besar tersebut terdapat list dari gambar yang ada di folder kita. pilih satu fotonya.



klik Apply daaan selesai =)

kalau mau buktiin, restart aja laptopnya atau di sleep trus hidupin lagi terus muncul deh foto yang kamu pilih.

GOOD LUCK ! ^^
indahnya berbagi

Suni

Qadha shalat

0 komentar
Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du
          Diantara amalan yang tingkat kewajibannya sangat kuat adalah shalat. Karena itu, shalat hukumnya wajib dikerjakan oleh semua orang yang telah baligh, selagi dia masih berakal. Namun sayang, perhatian kaum muslimin terhadap shalatnya, tidak sekuat tingkat kewajibannya. Ada diantara mereka yang meninggalkan sama sekali, ada yang bolong-bolong, ada yang suka telat, hingga ada yang sengaja telat. Jika sudah telat, dia mulai resah, bagaimana cara mengqadha’nya.
Ada beberapa catatan penting terkait dengan qadha shalat:
Pertama, shalat adalah kewajiban yang dibatasi waktunya
Allah berfirman,
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
“Sesungguhnya shalat merupakan kewajiban bagi orang beriman yang telah ditetapkan waktunya.” (QS. An-Nisa: 103).
Ada batas awal dan ada batas akhir untuk shalat wajib. Orang yang mengerjakan shalat setelah batas akhir statusnya batal, sebagaimana orang yang mengerjakan shalat sebelum masuk waktu, juga batal. Dengan demikian, hukum asal shalat, harus dikerjakan pada waktu yang telah ditentukan. Dan tidak boleh keluar dari hukum asal ini, kecuali karena ada sebab yang diizinkan oleh syariat, seperti alasan bolehnya menjamak shalat.
Kedua, pelaksanaan shalat wajib ada 4 bentuk: ada’, qadha, I’adah, dan dijamak.
1.      Ada’ [arab: أداء] : melaksanakan shalat pada waktu yang telah ditentukan. Inilah cara mengerjakan shalat dalam kondisi normal, sebagaimana jadwal shalat yang telah dimaklumi bersama.
2.      Qadha [arab: قضاء] : melaksanakan shalat setelah batas waktu yang ditetapkan. Ini hanya boleh dikerjakan dalam kondisi tertentu, yang nanti akan dibahas.
3.      I’adah [arab: إعادةُ] : Mengulangi shalat wajib, karena shalat sebelumnya dinilai batal dengan sebab tertentu, namun masih dalam rentang waktu shalat. Misal, orang shalat dzuhur tanpa bersuci karena lupa, kemudian dia mengulangi shalat tersebut sebelum waktu dzuhur selesai.
4.      Jamak : melaksanakan shalat yang digabungkan dengan shalat sebelumnya atau sesudahnya. Jamak hanya boleh dilakukan dengan syarat dan ketentuan tertentu/
Ketiga, orang yang telat dalam mengerjakan shalat ada 2:
a. Telat mengerjakan shalat di luar kesengajaan.
Seperti ketiduran, atau kelupaan, kemudian baru sadar setelah waktu shalat selesai. Dalam kondisi ini, dia diwajibkan untuk segera melaksanakan shalat setelah sadar. Dalil ketentuan ini adalah hadis dari Anas bin Malik, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ نَسِيَ صَلَاةً، أَوْ نَامَ عَنْهَا، فَكَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا
“Barang siapa yang kelupaan shalat atau tertidur sehingga terlewat waktu shalat maka penebusnya adalah dia segera shalat ketika ia ingat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Disebutkan dalam hadis yang lain bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan suatu perjalanan bersama para shahabat. Di malam harinya, mereka singgah di sebuah tempat untuk beristirahat. Namun mereka kesiangan dan yang pertama bangun adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam karena sinar matahari.
Kemudian, beliau berwudhu dan beliau memerintahkan agar azan dikumandangkan. Lalu, beliau melaksanakan shalat qabliyah subuh, kemudian beliau perintahkan agar seseorang beriqamah, dan beliau melaksanakan shalat subuh berjemaah. Para sahabatpun saling berbisik, ‘Apa penebus untuk kesalahan yang kita lakukan karena telat shalat?’ Mendengar komentar mereka, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَمَا إِنَّهُ لَيْسَ فِيَّ النَّوْمِ تَفْرِيطٌ، إِنَّمَا التَّفْرِيطُ عَلَى مَنْ لَمْ يُصَلِّ الصَّلَاةَ حَتَّى يَجِيءَ وَقْتُ الصَّلَاةَ الْأُخْرَى، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَلْيُصَلِّهَا حِينَ يَنْتَبِهُ لَهَا
“Sesungguhnya ketiduran bukan termasuk menyia-nyiakan shalat. Yang disebut menyia-nyiakan shalat adalah mereka yang menunda shalat, hingga masuk waktu shalat berikutnya. Siapa yang ketiduran hingg telat shalat maka hendaknya dia laksanakan ketika bangun… (HR. Muslim)





                                          
b.    Namun perlu diingat, makna hadis ini tidak berlaku untuk orang yang sengaja tidur ketika datang waktu shalat, dan tidak bangun sampai waktu shalat selesai. Kemudian dia beralasan ketiduran, padahal tidak ada usaha darinya untuk bangun ketika waktu shalat.

Orang yang sengaja menunda shalat, hingga keluar waktu shalat, telah melanggar dosa yang sangat besar. Sampai sebagian ulama memvonis perbuatan semacam ini sebagai tindakan kekafiran. Ini menunjukkan bahwa sengaja menunda waktu shalat sampai keluar waktu, statusnya dosa yang sangat besar. Dan dia wajib untuk sungguh-sungguh bertaubat.

Apakah orang ini wajib qadha?
Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Mayoritas ulama berpendapat, dia tetap wajib mengqadha shalatnya dan dia berdosa karena perbuatannya, selama belum sungguh-sungguh bertaubat. Sementara pendapat yang dikuatkan syaikhul islam, qadha shalat yang dia kerjakan tidak sah, karena berarti dia melaksanakan shalat di luar waktu tanpa udzur (alasan) yang dibolehkan. Syaikhul Islam mengatakan, Ada beberapa waktu yang terlarang untuk shalat, diantaranya: ketika matahari terbit, atau matahari tenggelam. Ketika ada orang yang ketiduran shalat subuh dan baru bangun ketika matahari terbit, atau ketiduran shalat asar, dan baru bangun ketika matahari terbenam, bolehkah dia mengqadha?
Dalam fatwa islam dinyatakan,
 و ترك الصلاة عمدا لا يشرع له قضاؤها ، ولا تصح منه ، بل يكثر من التطوع ، وهو قول طائفة من السلف     
Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja, tidak disyariatkan meng-qadhanya. Dan jika dilakukan, shalat qadhanya tidak sah. Namun yang dia lakukan adalah memperbanyak shalat sunah. Ini meruapakan pendapat sebagian ulama masa silam.” (Al-ikhtiyarot, hlm. 34).

Keempat, bolehkah melakukan qadha shalat di waktu terlarang

      Orang yang lupa shalat, dan baru teringat setelah melewati beberapa shalat maka dia wajib mengqadha shalat tersebut dan beberapa shalat yang dilewati. Misalnya, orang lupa shalat dzuhur dan baru ingat setelah maghrib. Dia wajib mengqadha shalat dzuhur, asar, kemudian maghrib.

فإن حصل للمسلم عذر كالنوم والنسيان ولم يتمكن من فعل الصلاة في وقتها ، فإنه يجب عليه إذا زال العذر أن يقضي الصلاة ، ولو كان ذلك في وقت من أوقات النهي . وهو قول جمهور العلماء . انظر : المغني (2/515)

Jika seorang muslim memiliki udzur, seperti ketiduran atau kelupaan, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan shalat pada waktunya, maka wajib baginya untuk mengqadha shalat ketika sudah sadar, meskipun di waktu yang terlarang. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama. Simak Al-Mughni (2/515). Fatawa Islam, no. 20013)

Kelima, baru teringat setelah melewati beberapa shalat

Demikian yang difatwakan oleh Imam Malik. 
Keenam, Shalat tanpa bersuci karena lupa
Shalat tanpa bersuci, baik dengan wudhu maupun tayammum, hukumnya batal. Kecuali jika dia tidak mampu melakukan keduanya. Namun jika ada orang yang shalat tanpa berwudhu karena lupa, padahal normalnya dia mampu berwudhu, maka status shalatnya batal dan wajib diulangi, ketika ingat. Karena Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لا يقبَلُ اللهُ صلاةَ أحدِكم إذا أَحْدثَ حتى يتوضَّأَ).



Allah tidak menerima shalat kalian ketika dalam kondisi hadats, sampai dia berwudhu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Karena statusnya batal, shalat yang dikerjakan tanpa berwudhu, tidak dinilai sebagai shalat. Dan jika dia baru ingat setelah keluar waktu shalat maka wajib diqadha.
Dalam Fatwa Sayabakah Islamiyah dinyatakan,
فمن صلى بغير وضوء ناسياً، ثم تذكر ذلك ولو بعد خروج وقت الصلاة، توضأ وأعاد صلاته ولا إثم عليه ما دام فعل ذلك نسياناً، لقوله صلى الله عليه وسلم ” إن الله تجاوز عن أمتي الخطأ والنسيان وما استكرهوا عليه ” رواه ابن ماجه والبيهقي وغيرهما

Orang yang shalat tanpa wudhu karena lupa, kemudian dia baru teringat, meskipun sudah keluar waktu shalat, dia harus berwudhu dan mengulangi shalatnya. Dia tidak berdosa, selama itu dilakukan karena lupa. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah meangampuni kesalahan umatku karena keliru, lupa, atau dipaksa.” HR. Ibnu Majah, Baihaqi dan yang lainnya. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 27116)


Allahu a’lam
Suni

Efek sering begadang

0 komentar


Dampak Masalah Akibat Keseringan Begadang

Konsentrasi menurun

Tidur yang baik memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar. Kurang tidur dapat memengaruhi banyak hal. Pertama, mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini membuat belajar menjadi sulit dan tidak efisien. Kedua, siklus tidur pada malam hari berperan dalam “menguatkan” memori dalam pikiran. Jika tidak cukup tidur, maka Anda tidak akan mampu mengingat apa yang Anda pelajari dan alami selama seharian.
Masalah kesehatan serius
Gangguan tidur dan kurang tidur tahap kronis dapat membawa Anda pada risiko :
  • Penyakit jantung.
  • Serangan jantung.
  • Gagal jantung.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Stroke.
  • Diabetes.
Menurut beberapa penelitian, 90 persen penderita insomnia (gangguan tidur yang ditandai dengan sulit tidur dan tetap terjaga sepanjang malam) juga mengalami risiko kesehatan serupa.
Gairah seks menurun
Para ahli melaporkan, kurang tidur pada pria dan wanita menurunkan tingkat libido dan dorongan melakukan hubungan seksual. Hal ini dikarenakan energi terkuras, mengantuk, dan tensi yang meningkat.
Bagi pria yang mengidap sleep apnea (masalah pernapasan yang mengganggu saat tidur) kurang tidur menyebabkan gairah seksual melempem. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 2002sleep apnea memiliki kadar testosteron yang rendah. Hampir setengah dari orang yang menderita sleep apnea parah memiliki tingkat testosteron yang rendah pada malam hari. menunjukkan, hampir semua orang yang menderita
Menyebabkan depresi
Dalam studi tahun 1997, peneliti dari Universitas Pennsylvania melaporkan bahwa orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam per hari selama tujuh hari menyebabkan stres, marah, sedih, dan kelelahan mental. Selain itu, kurang tidur dan gangguan tidur dapat menyebabkan gejala depresi.   Gangguan tidur yang paling umum adalah insomnia, yang memiliki kaitan kuat dengan depresi. Dalam studi tahun 2007 yang melibatkan 10.000 orang terungkap bahwa pengidap insomnia 5 kali lebih rentan mengalami depresi. Bahkan, insomnia sering menjadi salah satu gejala pertama depresi.   Insomnia dan tidak nafsu makan akibat depresi saling berhubungan. Kurang tidur memperparah gejala depresi dan depresi membuat Anda lebih sulit tidur. Sisi positifnya, pola tidur yang baik dapat membantu mengobati depresi.
Memengaruhi kesehatan kulit
Kebanyakan orang mengalami kulit pucat dan mata bengkak setelah beberapa malam kurang tidur. Keadaan tersebut benar karena kurang tidur yang kronis dapat mengakibatkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah, dan lingkaran hitam di bawah mata.   Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh Anda melepaskan lebih banyak hormon stres atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis.
Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan. Ketika kita masih muda, hormon pertumbuhan manusia mendorong pertumbuhan. Dalam hal ini, hormon tersebut membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, dan memperkuat tulang.   “Ini terjadi saat tubuh sedang tidur nyenyak—yang kami sebut tidur gelombang lambat (SWS)—hormon pertumbuhan dilepaskan,” kata Phil Gehrman, PhD, CBSM, Asisten Profesor Psikiatri dan Direktur Klinis dari Program Behavioral Sleep Medicine Universitas Pennsylvania, Philadelphia.
Pelupa
Tidak ingin lupa dengan kenangan terbaik dalam hidup Anda? Cobalah perbanyak tidur. Pada tahun 2009, peneliti dari Amerika dan Perancis menemukan bahwa peristiwa otak yang disebut sharp wave ripples bertanggung jawab menguatkan memori pada otak. Peristiwa ini juga mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, tempat kenangan jangka panjang disimpan. Sharp wave ripples kebanyakan terjadi pada saat tidur.
Tubuh jadi melar
Jika Anda mengabaikan efek kurang tidur, maka bersiaplah dengan ancaman kelebihan berat badan. Kurang tidur berhubungan dengan peningkatan rasa lapar dan nafsu makan, dan kemungkinan bisa menjadi obesitas. Menurut sebuah studi tahun 2004, hampir 30 persen dari orang-orang yang tidur kurang dari enam jam sehari cenderung menjadi lebih gemuk daripada mereka yang tidur tujuh sampai sembilan jam sehari.
Penelitian terakhir terfokus pada hubungan antara tidur dan peptida yang mengatur nafsu makan. Ghrelin merangsang rasa lapar dan leptin memberi sinyal kenyang ke otak dan merangsang nafsu makan. Waktu tidur singkat dikaitkan dengan penurunan leptin dan peningkatan dalam ghrelin.   Kurang tidur tak hanya merangsang nafsu makan. Hal ini juga merangsang hasrat menyantap makanan berlemak dan makanan tinggi karbohidrat. Riset yang tengah berlangsung dilakukan untuk meneliti apakah tidur yang layak harus menjadi bagian standar dari program penurunan berat badan.
Meningkatkan risiko kematian
Dalam penelitian Whitehall ke-2, peneliti Inggris menemukan bagaimana pola tidur memengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil Inggris selama dua dekade. Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada 2007, mereka yang telah tidur kurang dari 5-7 jam sehari mengalami kenaikan risiko kematian akibat berbagai faktor. Bahkan kurang tidur meningkatkan dua kali lipat risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Merusak penilaian terutama tentang tidur
Kurang tidur dapat memengaruhi penafsiran tentang peristiwa. Keadaan tubuh yang lemas membuat kita tidak bisa menilai situasi secara akurat dan bijaksana. Anda yang kurang tidur sangat rentan terhadap penilaian buruk ketika sampai pada saat menilai apa yang kurang terhadap sesuatu.
Dalam dunia yang serba cepat saat ini, kebiasaan tidur menjadi semacam lencana kehormatan. Spesialis mengenai tidur mengatakan, Anda salah jika berpikir Anda baik-baik saja meski kurang tidur karena di mana pun Anda bekerja pada profesi apa pun, akan menjadi masalah besar bila Anda tidak dapat menilai sesuatu dengan baik.
“Studi menunjukkan bahwa dari waktu ke waktu, orang-orang yang tidur selama 6 jam, bukannya 7 atau 8 jam sehari, mulai merasa bahwa mereka telah beradaptasi dengan keadaan kurang tidur. Mereka sudah terbiasa dengan hal itu,” kata Gehrman. “Tapi jika Anda melihat hasil tes kinerja dan kewaspadaan mental, nilai mereka terus memburuk. Hal itu menjelaskan bagai mana kurang tidur mengganggu aktivitas kita sehari-hari.”
Suni

AL-QUR’AN MENGINSPIRASI ILMU PENGETAHUAN

0 komentar

Wahyu pertama disampaikan pada Rasulullah SAW adalah perintah belajar. Allah SWT Firman dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1 : “Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu.” Ayat ini memberi petunjuk bahwa baca tulis merupakan kunci ilmu pengetahuan. Kata Iqra pada ayat tersebut memberi petunjuk bahwa untuk menjadi terampil harus dibaca berulang-ulang. Demikian juga belajar menulis dan ilmu-ilmu lainnya bisa dimiliki jika diajarkan berulang-ulang dan disyaratkan oleh Allah SWT dengan kata kalam pada ayat Al-Alaq tersebut.
Manusia dilahirkan ke dunia tanpa mempunyai informasi apapun hanya dengan potensi yang komprehensif yang dianugerahkan Allah manusia bisa menyerap informasi sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat An-Nahl (Surat 16 ayat 78) artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun dan Dia (Allah) memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur.” Selanjutnya dalam surat Al-Alaq ayat 4-5 Allah berfirman: “Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam”. Maksudnya Allah mengajar manusia menulis. Ayat 5 nya “Dia (Allah) mengajarkan manusia apa yan tidak diketahuinya.” Jadi jelas sumber ilmu pengetahuan adalah dari Al-Qur’an sekaligus inspirasi ilmu pengetahuan.
Al-Qur’an sarana kecerdasan bagi manusia beriman.
Kita sering mendengar atau membaca kata modern, maka pertanyaannya adalah apa yang disebut manusia modern itu? Apa ciri-cirinya. Seorang orientalis barat bernama Alex Inkles berpendapat, salah satu ciri manusia modern adalah pandai memanfaatkan waktu. Jadi jelas kalau itu ciri manusia modern, Al-Qur’an sudah menjelaskan dalam firman Allah dalam surat Al- Ashr, “Demi masa (waktu) amat rugilah manusia yang tidak memanfaatkan waktunya untuk berbakti.” Oleh sebab itu, yang dimaksud modern adalah penghargaan akan waktu, Al-Qur’an lebih dahulu mengajarkan kepada manusia pada umumnya sebelum Alex menyampaikan pendapatnya. Di samping itu para orientalis menuduh bahwa Islam bertentangan dengan kehidupan modern karena ada sifat rasionalitas pada manusia modern, ini juga terbantahkan, karena Islam membuka kesempatan dan mendorong orang Islam yang berilmu berijtihad menggunakan rasionya dalam mengkaji berbagai ketentuan dalam Islam. Di pihak lain, Islam sangat mendorong pemeluknya untuk melakukan pembangunan, tidak boleh cepat puas, selalu harus dinamis untuk lebih maju. Dalam Islam ada prinsip yang menggambarkan dinamika. Misalnya, prinsip-prinsip “semua terlarang, kecuali ada perintah” ini kaitannya dengan ibadah mahdlah/khusus seperti shalat, shaum, haji dll.
Sedangkan hubungan dengan ibadah ghair mahdlah (muamalah) dikenal dengan prinsip “semua dibolehkan kecuali yang dilarang”. Jadi jelas tidak mungkin umat Islam yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunnah menjadikan dia beku, tetapi Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah mendorong pemeluknya untuk maju. Dalam sabda Nabi Muhammad Rasulullah SAW yang artinya “Kami tinggalkan kepadamu (umat Islam) dua perkara dan apabila kamu berpeang teguh kepada dua perkara tersebut kamu tidak akan sesat selama-lamanya yaitu Kitabullah dan Sunnah Rasul (Al-Qur’an dan Sunnah)”. Salah satu contoh zaman Nabi Muhammad SAW ketika Rasulullah melihat petani kurma mengawinkan pohon kurma. Nabi mengatakan “Biarkan saja dia melakukan itu. Mereka lebih tahu tentang urusan dunia mereka.” Dari contoh tersebut diketahui, bahwa kalau ada yang menilai bahwa Islam berisi larangan terus menerus, ini jelas keliru. Selain itu apabila manusia pada umumnya kaum muslimin khususnya diperlukan menyesuaikan diri dalam semua aspek kehidupannya, apapun profesinya sudah waktunya mengembalikan semua urusannya yang didasari oleh nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.
Dalam kenyataannya kaum muslimin masih ada yang terpengaruh pada opini dari para orientalis dan antek-anteknya bahwa umat Islam tidak berpikir maju, kolot (tidak modern), ini jelas tidak benar, karena Al-Qur’an sendiri tidak mengajarkan kebekuan. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 191: “Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Yaa Rabb tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Allah, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. Ayat ini merupakan inspirasi orang-orang yang memiliki daya berpikir dan merangsang berpikir serta berdzikir dibalik alam ini. Ayat ini juga mendorong untuk berpikir dan berdzikir dalam setiap saat, tempat dan keadaan apapun.
Dari proses berpikir tentang kenyataan ini, maka akan menimbulkan kekaguman bagi manusia terhadap sang pencipta. Dengan ayat-ayat Al-Qur’an tidak mungkin orang-orang mengamalkan Islam yang bersumber Al-Qur’an dan sunnah akan mengalami kebekuan berpikir. Penulis mengajak tidak memakai apalagi mempopulerkan istilah fundamentalisme Islam karena istilah ini oleh para orientalis barat dianggap negatif. ***(M. Daud Gunawan/Suara Istiqamah)
Suni

WOW SEMAKIN KEREN SAJAA !!

0 komentar
CHIP.co.id - Kulkas kini kian pintar. Ia bukan lagi sekadar wadah pendingin makanan dan minuman, tetapi juga bisa mencatat daftar belanja, mengatur tanggal kedaluwarsa minuman yogurt atau susu Anda.
Semua pekerjaan tersebut bisa dilakukan kulkas T9000 yang diproduksi Samsung. Sebagai gambaran, T9000 memiliki layar sentuh berukuran 10 inci, teknologi WiFi dan bahkan aplikasi pencari resep makanan Epicurious dan Evernote.
Vice president Samsung Kanada Warner Doell mengatakan, kulkas bukan lagi sekadar penghubung ruang keluarga dan dapur, tetapi juga sebagai jalur akses (access point) di sekitar lokasi di mana Anda memasak atau bersenang-senang tanpa perlu melalui tablet atau ponsel Anda.
Layar sentuh T9000 memungkinkan pengguna untuk tetap mengetahui berita terbaru, cuaca dan bahkan membuka Twitter dari pintu kulkas. Ia juga bisa menggantikan kalender tradisional dengan Google Calender yang terintegrasi, dan menjalankan slide foto.
Sementara daftar belanja bisa Anda catat di pintu kulkas menggunakan aplikasi Evernote, yang tentu saja terintegrasi dengan smartphone dan resep bisa diperoleh di Epicurious. "Anda bisa mengatakan, 'Saya punya bahan-bahan ini di kulkas apa yang bisa saya buat?' dan kulkas tersebut akan menunjukkan kepada Anda resep yang bisa Anda siapkan," kata Doell.
Bagi orang yang kerap kesulitan melihat tanggal kedaluwarsa makanan, juga tersedia aplikasi untuk itu. Tetapi, dengan keberadaan tablet dan smartphone di rumah, apakah kulkas pintar ini menawarkan lebih dari hal-hal baru?
"Saya sering ditanya kenapa Anda perlu layar di kulkas? Dan itu pertanyaan bagus karena kita dibanjiri teknologi saat ini," kata Doell.
Dia menjelaskan, alasan utama memilih T9000 adalah karena kemudahan mengatur pengaturan, seperti temperatur kulkas, dan untuk kenyamanan karena konsumen meminta konektivitas yang meluas. Oleh karena itu, target utama konsumen kulkas ini adalah kalangan muda yang sudah sangat terbiasa dengan teknologi.
"Ini bukan hanya menyangkut saat ini, tetapi tentang seperti apa 5 sampai 10 tahun ke depan," katanya.
Kulkas dengan sistem operasi Android ini akan tersedia di seluruh dunia dengan harga sekitar US$3,999 atau sekitar Rp37 jutaan.
Suni

Jenis Ayat-ayat yang mutasyabih dan muhkam didalam al-qur'an

0 komentar

Macam-macam ayat yang mutasyabih didalam Al-Qur’an 

 

          Ayat-ayat yang mutasyabih yang ada didalam Al-Qur’an ada dua macam: 

 Yang pertama :

 Haqiqi ; yaitu apa yang tidak mungkin untuk diketahui manusia seperti apa kehakikian sifat-sifat Allah ‘azza wajalla, maka walaupun kita mengetahui arti dari sifat-sifat ini, akan tetapi kita tidak mengetahui kehakikiannya, dan bagaimana hal itu dilakukan. Karena Allah berfirman : [sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu Nya {طه : 110 } ]. Dan firman Allah : [ Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedangkan dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus, Maha Meneliti { الأنعام : 103 } ] Dan oleh karena itu ketika imam malik r.a ditanya oleh seseorang tentang firman Allah : [ yang maha pengasih bersemayam diatas ‘Arsy {طه : 5}], bagaimana Allah bersemayam ? maka imam malik menjawab : bersamayam bukanlah sesuatu yang tidak diketahui , bagaimana Allah bersemayam itu tidak bisa diterima akal, sedangkan beriman dengannya adalah wajib, dan orang yang bertanya tentangnya adalah bid’ah, dan ini adalah jenis yang tidak ditanya tentang penyelidikannya karena kesulitan penyampaian kepadanya.

 Jenis kedua : 

Nasbi ; yaitu apa yang menjadi ayat-ayat yang mutasyabihat bagi sebagian orang tidak dengan sebagian orang yang lain , maka menjadi sesuatu yang diketahui orang-orang yang dalam ilmunya dan tidak dengan selain daripada mereka, dan ini jenis yang ditanyakan tentang penyelidikannya dan penjelasannya, karena kemungkinan sampai kepada maknanya, jika tidak terdapat didalam Al-Qur’an sesuatu yang tidak dijelaskan maknanya untuk salah seorang manusia, Allah berfirman : [inilah (al-Qur’an) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang bertaqwa {اّل عمران :138 }] dan Allah berfirman : [Dan kami turunkan kitab (al-Qur’an) kepadamu untuk menjelaskan sesuatu {النحل : 89}] dan Firman Allah [apa bila kami telah selesai membacanya, maka ikutilah bacaannya itu (18) Kemudian sesungguhnya kami yang akan menjelaskannya (19) {القيمة : 18, 19}] dan firman Allah [wahai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al-Qur’an)]. Dan permisalan-permisalan jenis ini banyak, diantaranya firman Allah : tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Nya. Dan Dia yang Maha Mendengar, Maha Melihat {الشورى : 11}. Dimana ini menjadi ayat mutasyabih bagi orang-orang atheis, maka mereka berpaham darinya meniadakan sifat-sifat Allah Ta’ala, dan mereka menyeru bahwasanya ketetapannya memerlukan permisalan, dan mereka menentang tentang ayat-ayat yang menunjukkan ketetapan sifat-sifat bagi Allah, dan bahwasanya ketetapan yang sebenarnya itu tidak memerlukan permisalan. Dan diantaranya firman Allah ta’ala : Dan siapa yang membunuh seorang yang berimn dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka jahanam, dia kekal didalamnya. Allah murka kepadanya dan melaknatnya serta menyediakan azab yang besar baginya {النساء : 93 }] dimana diserupakan atas orang-orang yang mengancam, maka mereka berpahaman dari ayat tersebut bahwasanya membunuh orang-orang mukmin sengaja kekal didalam neraka, dan mereka menjauhkan itu pada kebanyakan orang yang melakukan dosa-dosa besar, dan merea menentang tentang ayat-ayat yang menunjukkan bahwasanya semua dosa selain syirik maka dia dibawah kehendak Allah ta’ala. Dan diantaranya firman Allah Ta’ala : [Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui apa yang ada dilangit dan di bumi ? sungguh, yang demikian itu sudah terdapat didalam kitab (lauh Mahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah { الحج:70 } ], dimana ini menjadi ayat mutasyabih bagi aliran yang berpaham tidak adanya ikhtiar bagi manusia, maka mereka berpaham darinya bahwasanya seorang hamba dipaksa atas amalannya, dan mereka menyeru bahwasanya seorang hamba tidak memiliki kehendak dan kekuasaan atas amalannya, dan mereka menentang tentang ayat-ayat yang menunjukkan bahwa seorang hamba mempunyai kehendak dan kekuasaan, dan bahwasanya perbuatan seorang hamba ada dua macam : dengan kemauan sendiri dan bukan dengan kemauan sendiri. Dan orang-orang yang dalam ilmunya adalah orang yang pintar (berakal), mereka mengetahui bagaimana mengeluarkan ayat-ayat mutasyabihat ini kepada ma’na yang menjadi baik bersama ayat-ayat yang lainnya, maka tinggallah Al-Quran semuanya ayat-ayat muhkam tanpa ayat mutasyabih didalamnya. 

 

 Hikmah tentang membagi Al-Qur’an kepada muhkam dan mutasyabih 

        Jika Al-Qur’an seluruhnya muhkam maka akan hilang hikmah dari pengujian terhadap kepercayaan dan pengamalan untuk menampakkan maknanya, dan tiada ruang untuk mengambilnya, dan berpegang teguh dengan ayat-ayat yang mutasyabih untuk mencari fitnah dan mencari penafsirannya, dan jika Al-Qur’an seluruhnya berisi ayat yang mutasyabih maka akan hilang bentuk penjelasannya, dan petunjuk bagi manusia, dan kemungkinan untuk beramal dengannya, dan membangun aqidah yang selamat atasnya, Akan tetapi Allah Ta’ala dengan hikmahnya menjadikan darinya ayat-ayat yang muhkam, dikembalikan kepada ayat-ayat yang muhkam ketika ada ayat-ayat yang mutasyabih, dan selain itu ayat-ayat yang mutasyabih sebagai ujian bagi hamba-hamba, untuk meneliti kebenaran iman bagi siapa yang ada dihatinya kesesatan, maka sesungguhnya kejujuran iman mengetahui bahwasanya Al-Qur’an seluruhnya dari sisi Allah ta’ala, dan apa-apa dari sisi Allah maka dia adalah benar, dan tidak mungkin ia batil, atau bertentangan. Karena Allah berfirman : [ (yang) tidak akan didatangi oleh kebathilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan yang akan datang) yang diturunkan dari Tuhan yg maha bijaksana dan maha terpuji {فصلت : 42 }] dan Allah berfirman : [sekiranya al quran itu bkn dri Allah, pastilah mrka menemukan byk hal yg bertentangan di dalamnya {النساء : 82 } ]. Sedangkan orang yang didalam hatinya terdapat kesesatan, dia mengambil dari ayat-ayat yang mutasyabih itu jalan untuk mengambil ayat yang muhkkam dan mengikuti hawa nafsu dalam keraguannya pada kabar-kabar dan kecongkakan tentang hukum-hukum , dan dengan ini didapatkan banyaknya orang-orang yang berpaling dalam aqidah dan amalan-amalan, mereka memprotes atas penyimpangan mereka dengan ayat-ayat mutasyabih ini.
Suni
  • MBT Icons and buttons

    Icons and Buttons

    Our resources have been successfully downloaded over 10K times and found almost every where. Get yours!

  • choosing webhost for a blog

    Why HostGator?

    Learn Why we chose HostGator as our Web Host and find discount coupons to kick start your blog today!

  • SEO Settings for blogger

    ALL IN ONE SEO PACK 2012

    Learn every single SEO tip that will boost your blog's ranking and organic traffic. We got them all!

  • Blogger widgets and plugins

    Visit MBT's Blogger LAB

    Why not take a tour of all great Blogger widgets published so far? You Name it we have it!

  • become a six figure blogger!

    Become a SIX FIGURE BLOGGER

    Learn what it takes to become a successful entrepreneur and build a living online!