Latest: Download Free Desktop Wallpapers of Chef Loony! | Series: AuthorRank? | Download MBT eBooks!

AL-QUR’AN MENGINSPIRASI ILMU PENGETAHUAN

0 komentar

Wahyu pertama disampaikan pada Rasulullah SAW adalah perintah belajar. Allah SWT Firman dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1 : “Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu.” Ayat ini memberi petunjuk bahwa baca tulis merupakan kunci ilmu pengetahuan. Kata Iqra pada ayat tersebut memberi petunjuk bahwa untuk menjadi terampil harus dibaca berulang-ulang. Demikian juga belajar menulis dan ilmu-ilmu lainnya bisa dimiliki jika diajarkan berulang-ulang dan disyaratkan oleh Allah SWT dengan kata kalam pada ayat Al-Alaq tersebut.
Manusia dilahirkan ke dunia tanpa mempunyai informasi apapun hanya dengan potensi yang komprehensif yang dianugerahkan Allah manusia bisa menyerap informasi sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat An-Nahl (Surat 16 ayat 78) artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun dan Dia (Allah) memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur.” Selanjutnya dalam surat Al-Alaq ayat 4-5 Allah berfirman: “Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam”. Maksudnya Allah mengajar manusia menulis. Ayat 5 nya “Dia (Allah) mengajarkan manusia apa yan tidak diketahuinya.” Jadi jelas sumber ilmu pengetahuan adalah dari Al-Qur’an sekaligus inspirasi ilmu pengetahuan.
Al-Qur’an sarana kecerdasan bagi manusia beriman.
Kita sering mendengar atau membaca kata modern, maka pertanyaannya adalah apa yang disebut manusia modern itu? Apa ciri-cirinya. Seorang orientalis barat bernama Alex Inkles berpendapat, salah satu ciri manusia modern adalah pandai memanfaatkan waktu. Jadi jelas kalau itu ciri manusia modern, Al-Qur’an sudah menjelaskan dalam firman Allah dalam surat Al- Ashr, “Demi masa (waktu) amat rugilah manusia yang tidak memanfaatkan waktunya untuk berbakti.” Oleh sebab itu, yang dimaksud modern adalah penghargaan akan waktu, Al-Qur’an lebih dahulu mengajarkan kepada manusia pada umumnya sebelum Alex menyampaikan pendapatnya. Di samping itu para orientalis menuduh bahwa Islam bertentangan dengan kehidupan modern karena ada sifat rasionalitas pada manusia modern, ini juga terbantahkan, karena Islam membuka kesempatan dan mendorong orang Islam yang berilmu berijtihad menggunakan rasionya dalam mengkaji berbagai ketentuan dalam Islam. Di pihak lain, Islam sangat mendorong pemeluknya untuk melakukan pembangunan, tidak boleh cepat puas, selalu harus dinamis untuk lebih maju. Dalam Islam ada prinsip yang menggambarkan dinamika. Misalnya, prinsip-prinsip “semua terlarang, kecuali ada perintah” ini kaitannya dengan ibadah mahdlah/khusus seperti shalat, shaum, haji dll.
Sedangkan hubungan dengan ibadah ghair mahdlah (muamalah) dikenal dengan prinsip “semua dibolehkan kecuali yang dilarang”. Jadi jelas tidak mungkin umat Islam yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunnah menjadikan dia beku, tetapi Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah mendorong pemeluknya untuk maju. Dalam sabda Nabi Muhammad Rasulullah SAW yang artinya “Kami tinggalkan kepadamu (umat Islam) dua perkara dan apabila kamu berpeang teguh kepada dua perkara tersebut kamu tidak akan sesat selama-lamanya yaitu Kitabullah dan Sunnah Rasul (Al-Qur’an dan Sunnah)”. Salah satu contoh zaman Nabi Muhammad SAW ketika Rasulullah melihat petani kurma mengawinkan pohon kurma. Nabi mengatakan “Biarkan saja dia melakukan itu. Mereka lebih tahu tentang urusan dunia mereka.” Dari contoh tersebut diketahui, bahwa kalau ada yang menilai bahwa Islam berisi larangan terus menerus, ini jelas keliru. Selain itu apabila manusia pada umumnya kaum muslimin khususnya diperlukan menyesuaikan diri dalam semua aspek kehidupannya, apapun profesinya sudah waktunya mengembalikan semua urusannya yang didasari oleh nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.
Dalam kenyataannya kaum muslimin masih ada yang terpengaruh pada opini dari para orientalis dan antek-anteknya bahwa umat Islam tidak berpikir maju, kolot (tidak modern), ini jelas tidak benar, karena Al-Qur’an sendiri tidak mengajarkan kebekuan. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 191: “Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Yaa Rabb tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Allah, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. Ayat ini merupakan inspirasi orang-orang yang memiliki daya berpikir dan merangsang berpikir serta berdzikir dibalik alam ini. Ayat ini juga mendorong untuk berpikir dan berdzikir dalam setiap saat, tempat dan keadaan apapun.
Dari proses berpikir tentang kenyataan ini, maka akan menimbulkan kekaguman bagi manusia terhadap sang pencipta. Dengan ayat-ayat Al-Qur’an tidak mungkin orang-orang mengamalkan Islam yang bersumber Al-Qur’an dan sunnah akan mengalami kebekuan berpikir. Penulis mengajak tidak memakai apalagi mempopulerkan istilah fundamentalisme Islam karena istilah ini oleh para orientalis barat dianggap negatif. ***(M. Daud Gunawan/Suara Istiqamah)

Tidak ada komentar:

  • MBT Icons and buttons

    Icons and Buttons

    Our resources have been successfully downloaded over 10K times and found almost every where. Get yours!

  • choosing webhost for a blog

    Why HostGator?

    Learn Why we chose HostGator as our Web Host and find discount coupons to kick start your blog today!

  • SEO Settings for blogger

    ALL IN ONE SEO PACK 2012

    Learn every single SEO tip that will boost your blog's ranking and organic traffic. We got them all!

  • Blogger widgets and plugins

    Visit MBT's Blogger LAB

    Why not take a tour of all great Blogger widgets published so far? You Name it we have it!

  • become a six figure blogger!

    Become a SIX FIGURE BLOGGER

    Learn what it takes to become a successful entrepreneur and build a living online!